Cara Memeriksa Busi Motor dengan Benar Mengatasi Masalah Mesin

Posted on

Cara memeriksa busi motor sangat penting untuk Anda pahami. Pasalnya, busi merupakan salah satu komponen motor yang cukup krusial. Dengan pemahaman mendalam, Anda semakin mudah mengatasi masalah mesin yang timbul akibat gangguan busi.

Pada dasarnya, komponen busi berfungsi dalam memercikkan api untuk mengolah campuran BBM yang terkompresi di ruang pembakaran. Percikan api dari busi tersebut berasal dari tegangan yang tersalur melalui koil.

Selanjutnya, percikan api dari busi akan membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang pembakaran. Hasil akhirnya adalah ledakan yang kemudian menjadi tenaga untuk menggerakkan sepeda motor.

Cara Memeriksa Busi Motor dengan Benar Mengatasi Masalah Mesin
youtube.com

Cara Memeriksa Busi Motor yang Benar dan Tepat

Seiring dengan penggunaan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari, tentu membuat komponen busi mengalami penurunan fungsi. Jika busi rusak atau bermasalah, sudah pasti memicu berbagai kendala yang mengganggu.

Mulai dari motor yang sulit menyala, tarikan menjadi kurang responsif, mesin pincang, hingga boros bahan bakar. Demi mencegah timbulnya masalah tersebut, Anda perlu memeriksa busi secara rutin serta merawatnya dengan benar.

Cara memeriksa busi motor sebenarnya tidak terlalu sulit. Bahkan, Anda juga bisa mencobanya sendiri di rumah tanpa bantuan teknisi profesional. Supaya semakin jelas, silahkan mengikuti cara mudah dalam memeriksanya berikut ini.

1. Cek KM Motor

Cara pertama yaitu memperhatikan jumlah kilometer motor. Penggantian busi normalnya setelah menempuh 6.000 kilometer. Jika lebih dari itu, maka busi mungkin kurang mampu bekerja optimal akibat komponennya yang aus.

2. Cek Tampilan Busi

Hal berikutnya yang tidak kalah penting adalah mencermati tampilan fisik busi motor Anda. Caranya cukup dengan melepaskan busi terlebih dahulu dari tempatnya, kemudian melihat secara cermat warna elektroda busi.

Jika warna elektroda busi kecoklatan artinya mesin dan sistem bahan bakar beroperasi sebagaimana mestinya. Sebaliknya, warna hitam artinya lebih banyak campuran bahan bakar daripada udara. Hal tersebut biasanya akan memicu pemborosan bahan bakar.

Kemudian, jika warna busi memutih artinya lebih banyak campuran udara daripada bensin. Kondisi tersebut menyebabkan motor lebih cepat panas bahkan mesin mudah rusak. Jika warnanya hitam dan penuh pelumas, menandakan oli masuk ke ruang bakar karena ring piston tidak berfungsi optimal.

3. Gunakan Alat Tester Busi

Cara memeriksa busi motor yang terakhir yaitu dengan menggunakan alat tester busi. Alat ini berguna untuk mengetes busi apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Alatnya memiliki bohlam kecil yang akan menyala jika menerima tegangan listrik dari busi. Hal tersebut menandakan bahwa busi masih bekerja.

4. Pastikan Busi Selalu Bersih

Memastikan kebersihan busi motor ketika melakukan pemeriksaan juga tak boleh Anda lewatkan. Pasalnya, busi yang bersih dapat meningkatkan kinerja mesin, efisiensi pembakaran bahan bakar, hingga mengurangi emisi. Sebaliknya, busi yang kotor dapat menyebabkan masalah seperti sulit start hingga pengendalian mesin yang buruk.

Membersihkan Busi Pakai Kain vs Amplas, Mana yang Lebih Aman?

Dalam memastikan kebersihan pada komponen busi, dua alat yang kerap pengendara gunakan adalah kain dan amplas. Kendati demikian, sebagian kecil kerap mendebatkan penggunaan kedua alat tersebut terutama dalam hal keamanan.

Pada dasarnya, membersihkan busi menggunakan kain atau amplas dapat memengaruhi kinerja mesin kendaraan. Penggunaan kain umumnya lebih aman karena tidak merusak elektroda busi. Kain lembut dapat membersihkan kotoran ringan tanpa menggores permukaannya.

Sementara itu, amplas memiliki risiko lebih tinggi karena bisa mengikis elektroda, mengubah celah, hingga memengaruhi pengapian. Para pakar otomotif juga banyak yang mengungkapkan larangan penggunaan amplas untuk membersihkan busi.

Selain itu, proses pembersihan busi sebaiknya Anda lakukan dengan hati-hati, terutama pada bagian elektroda. Jika menggunakan kain, pilih yang berbahan lembut dan tidak meninggalkan serat atau residu. Serat-serat halus di kain berisiko menempel di komponen busi dan mengganggu pembakaran.

Anda juga bisa menggunakan sikat khusus jika tidak memiliki kain yang sesuai. Pastikan untuk selalu memeriksa petunjuk pabrikan guna memastikan metode yang tepat, sesuai jenis busi dan kendaraan Anda.

Penting untuk diingat bahwa membersihkan busi hanya sebagian dari pemeliharaan yang Anda perlukan. Selebihnya jika busi memang sudah tidak layak pakai, maka usahakan untuk segera mengganti komponen baru.

Itulah beberapa cara memeriksa busi motor yang bisa Anda terapkan. Lakukan pemeriksaan rutin dan ikuti panduan pemeliharaan kendaraan. Terutama untuk memastikan kinerja optimal mesin sekaligus mencegah masalah yang muncul akibat perawatan kurang tepat.